Karesidenan.com – Setelah bertahun-tahun berjuang dengan beban yang tidak terlihat akibat paparan radioaktivitas, para veteran yang bertugas di Nevada Test and Training Range kini mendekati kemungkinan untuk mendapatkan manfaat dari Departemen Urusan Veteran (VA). Dave Crete, seorang veteran Angkatan Udara, adalah pendiri organisasi advokasi bernama The Invisible Enemy, yang berfokus membantu veteran yang terpapar bahan berbahaya selama bertugas di lokasi tersebut.
Selama bertugas di lokasi seluas 4.531 mil persegi di barat laut Las Vegas, Crete melaporkan bahwa semua empat anaknya lahir dengan berbagai masalah kesehatan yang ia kaitkan dengan paparan radiasi. Ia telah berhubungan dengan ratusan veteran lain yang memiliki pengalaman serupa, mencatat nama-nama rekan militer dan kontraktor yang telah meninggal sejak bekerja di lokasi tersebut. Daftar tersebut terus bertambah setiap tahun.
Selama ini, veteran seperti Crete menghadapi kesulitan untuk mendapatkan bantuan karena sifat pekerjaan mereka yang diklasifikasikan. Namun, harapan mulai muncul ketika Senator AS Jacky Rosen dari Nevada bersiap untuk memperkenalkan kembali undang-undang yang akan membuka akses bagi para veteran yang terpapar bahan berbahaya di lokasi tersebut. Undang-undang ini, yang dinamakan Sergeant Dave Crete Fighting for the Overlooked Recognition of Groups Operating in Toxic Test Environments in Nevada (FORGOTTEN) Veterans Act, bertujuan untuk memberikan pengakuan dan manfaat bagi mereka yang mengalami dampak kesehatan akibat layanan mereka.
“Ini adalah kehormatan yang sangat besar, tetapi ini bukan tentang saya; ini adalah tentang rekan-rekan yang saya layani dan keluarga mereka,” ujar Crete. “Undang-undang ini mungkin tidak bisa mengubah apa yang terjadi pada saya dan yang lainnya, tetapi akan membantu kami dan keluarga kami.”
Di sisi lain, di Capitol Hill, perwakilan Susie Lee juga mendukung langkah ini dengan memperkenalkan undang-undang pendamping bernama Presumption for Radiation or Toxin Exposure Coverage for Troops (PROTECT Act), yang berupaya memberikan perlindungan bagi para prajurit yang terpapar zat berbahaya. Ini merupakan langkah penting setelah bertahun-tahun aktivisme dari Crete dan organisasi yang ia dirikan.
Sayangnya, banyak veteran masih terkunci dari mendapatkan manfaat dari PACT Act, sebuah undang-undang yang diperkenalkan tahun 2022 yang memperluas akses kesehatan dan manfaat disabilitas bagi veteran yang terpapar zat berbahaya. Undang-undang baru ini akan mewajibkan Departemen Pertahanan untuk mengklasifikasikan lokasi pengujian dan tempat lain yang diakui oleh Departemen Energi sebagai lokasi terkontaminasi.
Di tempat lain, perhatian dunia tertuju pada kesehatan publik ketika dua kasus dugaan Ebola di Brasil dinyatakan negatif setelah kedua pasien tersebut menunjukkan gejala terkait. Kasus ini melibatkan seorang pria berusia 37 tahun yang baru saja kembali dari Republik Demokratik Kongo dan seorang pasien lain di Rio de Janeiro yang baru saja berkunjung ke Uganda. Jika terbukti positif, ini akan menjadi infeksi pertama di luar Afrika sejak wabah Ebola dimulai di Kongo dengan lebih dari 1.000 kasus yang dilaporkan.
Dalam konteks kesehatan yang lebih luas, penelitian baru juga menunjukkan bahwa tes darah untuk Alzheimer pada usia 53-69 tahun dapat membantu mendeteksi penurunan kognitif awal. Penemuan ini menandakan kemajuan penting dalam upaya untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal demensia, memberikan peluang bagi individu untuk melakukan perubahan gaya hidup yang lebih sehat.
Sementara itu, dalam dunia olahraga, International Cricket Council (ICC) mengumumkan percobaan penggunaan bola berwarna pink dalam pertandingan Test untuk mengatasi masalah pencahayaan yang mengganggu jalannya pertandingan. Penggunaan bola pink ini diharapkan dapat memaksimalkan waktu bermain selama kondisi cahaya yang buruk.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan di sektor kesehatan dan olahraga, serta perjuangan para veteran untuk mendapatkan hak mereka, kita melihat momen penting yang mencerminkan kebutuhan untuk memperhatikan mereka yang telah berkorban untuk negara mereka dan menjaga kesehatan publik secara keseluruhan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
