Karesidenan.com – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI sebagai sumber pendanaan untuk mengembangkan usaha mereka. Pada tahun 2026, BRI menawarkan KUR dengan plafon pinjaman yang bervariasi, mulai dari Rp20 juta hingga Rp100 juta. Namun, sebelum mengajukan pinjaman, calon debitur perlu memahami bagaimana menghitung angsuran pinjaman tersebut.
Untuk menghitung angsuran pinjaman KUR BRI, calon debitur dapat menggunakan tabel angsuran yang disediakan oleh BRI. Tabel angsuran ini memuat informasi tentang besaran angsuran per bulan berdasarkan plafon pinjaman dan tenor pinjaman. Misalnya, untuk pinjaman Rp30 juta dengan tenor 60 bulan, angsuran per bulan sekitar Rp594.036.
Namun, perlu diingat bahwa pilihan tenor pinjaman sangat memengaruhi besaran angsuran. Semakin panjang tenor pinjaman, semakin kecil angsuran per bulan. Namun, tenor pinjaman yang panjang juga membuat total bunga yang dibayarkan selama masa kredit menjadi lebih besar. Oleh karena itu, calon debitur perlu mempertimbangkan kemampuan usaha dalam membayar angsuran secara konsisten dan memilih tenor pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
Untuk membantu calon debitur dalam menghitung angsuran pinjaman KUR BRI, berikut adalah contoh tabel angsuran untuk pinjaman Rp20 juta hingga Rp100 juta:
| Plafon Pinjaman | Tenor Pinjaman | Angsuran per Bulan |
|---|---|---|
| Rp20 juta | 12 bulan | Rp1.763.934 |
| Rp20 juta | 60 bulan | Rp392.019 |
| Rp50 juta | 12 bulan | Rp4.409.867 |
| Rp50 juta | 60 bulan | Rp980.060 |
| Rp100 juta | 12 bulan | Rp8.819.901 |
| Rp100 juta | 60 bulan | Rp1.960.120 |
Dengan menggunakan tabel angsuran di atas, calon debitur dapat memperkirakan besaran angsuran pinjaman KUR BRI sebelum mengajukan pinjaman. Namun, perlu diingat bahwa tabel angsuran tersebut hanya sebagai acuan dan dapat berubah tergantung pada kebijakan BRI.
Sebagai kesimpulan, menghitung angsuran pinjaman KUR BRI memerlukan pemahaman tentang plafon pinjaman, tenor pinjaman, dan besaran angsuran per bulan. Calon debitur perlu mempertimbangkan kemampuan usaha dalam membayar angsuran secara konsisten dan memilih tenor pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Dengan demikian, calon debitur dapat membuat keputusan yang tepat dalam mengajukan pinjaman KUR BRI untuk mengembangkan usaha mereka.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
