Karesidenan.com – Pada tanggal 3 Juni 2026, pertandingan persahabatan antara Denmark dan Republik Demokratik Kongo (DR Congo) berlangsung di Stade Maurice Dufrasne, Liege, Belgia. Pertandingan ini menjadi salah satu persiapan kedua tim menjelang FIFA World Cup 2026. Meskipun kedua tim berusaha keras, mereka harus puas dengan hasil imbang tanpa gol, 0-0.
Selama pertandingan, Denmark menunjukkan dominasi dalam penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang. Salah satu momen paling menjanjikan datang dari Pierre-Emile Højbjerg, yang sepakannya mengenai tiang gawang. Selain Højbjerg, Joakim Mæhle juga hampir membuka skor dengan tembakan melengkungnya yang mengenai tiang pada menit ke-33.
Di sisi lain, DR Congo tampak lebih berhati-hati dalam pendekatan mereka, berusaha menghindari kekalahan menjelang kompetisi besar. Meskipun mereka tidak banyak menciptakan peluang berbahaya, striker Cedric Bakambu sempat memberikan ancaman pada menit ke-24, namun tembakannya langsung mengarah ke kiper Denmark, Filip Jørgensen.
Pelatih Denmark, Brian Riemer, menurunkan susunan pemain yang cukup kuat, termasuk Christian Eriksen yang meraih caps ke-150 untuk negaranya. Sementara itu, pelatih DR Congo, Sébastien Desabre, menerapkan formasi 3-5-2 dengan solid di lini belakang, mengandalkan pemain seperti Chancel Mbemba dan Axel Tuanzebe untuk menjaga pertahanan.
Statistik menunjukkan bahwa meskipun Denmark lebih agresif, mereka hanya mampu melakukan dua tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan. DR Congo, di sisi lain, meskipun tidak menciptakan banyak peluang, tetap berhasil menjaga gawang mereka tetap bersih.
Setelah pertandingan, pelatih Desabre mengungkapkan kepuasannya dengan performa timnya, terutama dalam hal disiplin defensif. Ia menyebutkan bahwa hasil imbang ini bisa menjadi motivasi bagi tim sebelum menghadapi Portugal, Uzbekistan, dan Kolombia di grup K Piala Dunia mendatang.
Sementara itu, Denmark, yang tidak akan berpartisipasi dalam turnamen ini setelah tersingkir di babak kualifikasi, memanfaatkan kesempatan ini untuk menguji beberapa pemain muda, termasuk Adam Daghim yang melakukan debutnya.
Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi DR Congo, yang akan menjadi penampilan mereka di Piala Dunia setelah lebih dari lima dekade. Mereka berharap dapat memanfaatkan pengalaman ini untuk menghadapi tantangan besar di depan.
Dengan hasil imbang ini, kedua tim kini akan melanjutkan persiapan mereka menuju turnamen yang akan datang, dengan DR Congo menjadi tim yang paling dinanti untuk melihat apakah mereka dapat memberikan kejutan di panggung dunia.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.








