Karesidenan.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memutuskan komandan Detasemen Jalamangkara (Denjaka) Kolonel Marinir Rino Rianto untuk menjadi Wakil Komandan Pasukan Marinir 1.
Rotasi ini mengacu pada Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/486/II/2026, yang meningkatkan status Kolonel Marinir Rino Rianto menjadi Brigadir Jenderal TNI Marinir.
Upacara serah terima jabatan di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2026), dihadiri oleh Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi.
Menurut Endi Supardi, Denjaka merupakan satuan khusus antiteror aspek laut yang disiapkan untuk menghadapi berbagai ancaman keamanan di wilayah maritim.
Pasukan Marinir 1 dihadapkan pada berbagai skenario operasi militer di wilayah perairan dan pesisir, sehingga perlu meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menghadapi berbagai ancaman.
Simulasi pendaratan taktis Operasi Trisila-26 Tahap II di Pantai Talise, Kampung Nelayan, Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/6/2026), menunjukkan kesiapan tempur dan kemampuan operasi amfibi Korps Marinir TNI AL.
400 personel Batalion Infanteri 315/Garuda Kodam III Siliwangi, yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan), bergerak ke Papua menggunakan KRI Banjarmasin 592.
Kapal perang jenis Landing Platform Docking (LPD) tersebut dikomandoi Letkol Laut (P) Nur Rohmad Ibrahim menuju Papua.
Panglima Kolinlamil Laksda TNI Irvansyah menyatakan kapal perang Kolinlamil selalu siap dalam mendukung pelaksanaan operasi dukungan angkutan laut militer ke seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas satuan, Panglima TNI memutuskan untuk mengganti komandan Denjaka dengan Wakil Komandan Pasukan Marinir 1.
Denjaka merupakan satuan khusus antiteror aspek laut yang disiapkan untuk menghadapi berbagai ancaman keamanan di wilayah maritim.
Sehingga, Pasukan Marinir 1 dihadapkan pada berbagai skenario operasi militer di wilayah perairan dan pesisir, sehingga perlu meningkatkan profesionalisme prajurit dalam menghadapi berbagai ancaman.
Simulasi pendaratan taktis Operasi Trisila-26 Tahap II di Pantai Talise, Kampung Nelayan, Teluk Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/6/2026), menunjukkan kesiapan tempur dan kemampuan operasi amfibi Korps Marinir TNI AL.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.






