Karesidenan.com – Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan dengan beredarnya poster yang mengklaim bahwa pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 telah dibuka. Poster tersebut menyebar luas di berbagai platform digital dan mengarahkan calon pelamar untuk mengunjungi tautan tertentu. Menanggapi hal ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, menegaskan bahwa poster yang beredar bukan dari sumber resmi pemerintah. “Hingga kini, informasi resmi mengenai seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), termasuk CPNS 2026, hanya akan diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN),” ujarnya dalam keterangannya.
Wisudo juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi palsu yang mungkin tersebar di media sosial. Poster yang beredar menunjukkan beberapa indikasi mencurigakan, seperti penggunaan tautan yang tidak menggunakan domain resmi pemerintah. Selain itu, terdapat narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tersebut tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.
Untuk menghindari penipuan, BKN meminta masyarakat untuk tidak sembarangan membuka tautan yang beredar melalui media sosial atau pesan berantai. Seluruh informasi mengenai seleksi ASN, baik CPNS maupun PPPK, hanya diumumkan melalui kanal resmi pemerintah. Calon pelamar disarankan untuk memantau informasi melalui:
- Kanal informasi resmi kementerian atau instansi pemerintah terkait.
Di sisi lain, Kementerian Sosial (Kemensos) juga telah membuka lowongan untuk 5.127 tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat, dengan syarat minimal pendidikan D3. Lowongan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Berikut adalah beberapa posisi yang dibuka dalam seleksi ini:
- Wali Asuh
- Wali Asrama
- Operator Sekolah
- Pengelola Keuangan
- Tenaga Administrasi
Pendaftaran untuk posisi ini dilakukan melalui laman https://sscasn.bkn.go.id. Dengan adanya lowongan ini, diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia.
Namun, bagi para pelamar, sangat penting untuk menghindari kesalahan saat mengunggah dokumen. Terdapat lima kesalahan umum yang perlu dihindari, termasuk mengunggah dokumen yang tidak sesuai dan tidak mengikuti petunjuk yang telah ditetapkan. Dokumen yang wajib diunggah dalam seleksi ini antara lain:
- Ijazah terakhir
- Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Pas foto terbaru
- Surat lamaran kerja
- Dokumen pendukung lainnya sesuai syarat posisi
Melihat banyaknya informasi yang beredar, masyarakat diingatkan untuk selalu melakukan pengecekan terhadap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan lowongan pekerjaan dan seleksi CPNS. Dengan cara ini, masyarakat dapat terhindar dari penipuan dan informasi yang tidak akurat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.










