Karesidenan.com – Warga Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, digegerkan oleh penemuan sesosok bayi laki-laki pada Senin (1/6/2026) siang. Bayi yang diduga baru dilahirkan tersebut ditemukan warga dalam kondisi hidup di dalam sebuah tas belanja.
Informasi yang dihimpun, bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB di lorong Jalan Kamboja Gang I, Desa Growong Kidul RT 01 RW 01, Kecamatan Juwana. Saat ditemukan, tali pusar atau ari-ari bayi malang tersebut bahkan masih menempel di tubuhnya.
Kapolsek Juwana, AKP Mudofar, menjelaskan bahwa kronologi penemuan bermula saat seorang warga setempat bernama Wagini (43) hendak menuju ke rumah Ketua RT untuk mengambil barang belanjaan. Di tengah jalan, perhatiannya tersita oleh sebuah tas belanja merek Alfa Gift berwarna biru dongker yang tergeletak mencurigakan di sebuah lorong dekat rumahnya.
Merasa ada yang tidak beres, Wagini kemudian memanggil warga lain, Tian Anggara Raharja (35). Keduanya lalu bersama-sama mendekati dan membuka tas tersebut. Mereka pun terkejut bukan main saat mendapati ada bayi laki-laki yang masih bernyawa di dalamnya.
”Setelah memastikan isinya adalah seorang bayi, saksi segera melapor ke Ketua RT dan menghubungi bidan desa setempat agar bayi tersebut bisa langsung mendapatkan pertolongan medis,” ujar AKP Mudofar.
Bayi tersebut kemudian dievakuasi ke Puskesmas Juwana untuk mendapatkan penanganan intensif. Pihak perangkat desa juga langsung meneruskan laporan kejadian ini ke Polsek Juwana.
Mendapat laporan warga, personel Polsek Juwana bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Pati langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan sejumlah barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi guna memburu pelaku yang tega membuang bayi tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Juwana, bayi berjenis kelamin laki-laki itu lahir dengan kondisi fisik yang sangat baik. Bayi tersebut memiliki panjang badan 50 sentimeter dan berat total 3,8 kilogram.
”Kondisi bayi dinyatakan sehat dan normal. Saat ini masih berada di bawah perawatan intensif tim medis Puskesmas Juwana,” imbuh Kapolsek.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas orang tua maupun pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi atau melihat aktivitas mencurigakan di sekitar TKP sebelum kejadian, untuk segera melapor ke Polsek terdekat atau melalui call center Polri 110 guna mempercepat proses penyelidikan.
Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, kejadian semacam ini tidak akan terulang kembali.
Penemuan bayi di dalam tas belanja ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang kondisi sosial dan ekonomi yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan yang sangat tidak manusiawi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya yang lebih serius untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang adil terhadap sumber daya dan layanan yang dibutuhkan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
