Karesidenan.comPetani di Wedarijaksa Meninggal Saat Bakar Sisa Daun Tebu di Persawahan: Masyarakat Dianjurkan Berhati-Hati. Seorang petani berinisial Y (60) meninggal dunia setelah mengalami luka bakar parah saat membakar sisa daun tebu kering di area persawahan Blok Tarub, Desa Wedarijaksa, Sabtu 06/06/2026. Korban meninggal dunia saat membersihkan lahan tebu milik seorang warga berinisial M. Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika korban bersama seorang rekan kerjanya mendapat tugas membakar daun tebu yang telah mengering sebagai bagian dari proses pembersihan lahan.

Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro menjelaskan, korban dan rekannya bekerja di titik yang berbeda dalam satu kawasan persawahan. Namun beberapa waktu kemudian, rekan korban tidak lagi melihat keberadaan Y di lokasi. Karena korban sudah tidak terlihat, rekannya kemudian berusaha mencari. Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap dengan kondisi mengalami luka bakar berat.

Baca juga:

Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pemilik lahan yang kemudian meneruskan informasi itu kepada pihak kepolisian. Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Wedarijaksa bersama tim medis dari Puskesmas Wedarijaksa I segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan luar, korban diketahui mengalami luka bakar sekitar 90 persen di hampir seluruh bagian tubuhnya.

Baca juga:

Menanggapi peristiwa itu, AKP Suntoro mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran di lahan pertanian, terutama saat musim kemarau yang dapat mempercepat penyebaran api. Kami mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi sekitar sebelum melakukan pembakaran, termasuk arah angin dan potensi penyebaran api. Sebaiknya juga menyiapkan alat pemadaman sederhana dan tidak bekerja sendirian agar jika terjadi keadaan darurat bisa segera mendapat pertolongan.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga:
Baca juga: